Tampilkan postingan dengan label blog. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blog. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 November 2013

12 Ways to Make Your Blog Posts more Credible


Today’s educated readers want information from a credible, trusted source, says some researcher and writer. When you convince them you are that source, they will believe and read what you have to say.
Here are twelve ways to make your blog posts more credible:

1. Use rich, vivid detail.
When you use rich, vivid language, words that paint vivid pictures in your reader’s mind, she tends to believe what you are saying because she can see it for herself. After all, seeing, as they say, is believing!

2. Use scientific or technical language.
I know this goes against the grain of what most people suggest. But depending on the type of article you are writing, it might be appropriate to use scientific or technical terminology that demonstrates (without over doing it) your grasp — and thus, your authority — on the topic.
3. Use sequencing or process description.
In some cases, it may be appropriate to describe the steps involved in achieving an outcome. A list of numbered steps would be a good example of this. Or even a simple description in a single paragraph such as:
After taking your new computer monitor out of the box the first thing you will notice is a small bag containing three cords. One cord is blue, one is red, and the other black. Take the blue cord and plug the USB end into your computer, plug the other end (color coded orange) into the left side of the monitor in the port labeled “audio in”. And so on.



4. Use charts, diagrams and graphs.
There’s a saying in selling (where credibility is paramount) that “nothing sells like a demonstration”. The saying holds true in building the credibility for your article content too. If the content of your article lends itself to demonstration via a chart, graph or diagram you should use it.

5. Use a photograph depicting the article topic in action.
This may not always be possible. But have you noticed how the news media use intriguing photos to pull you into the article by attracting your attention? Photos can be as equally powerful when used in your articles to add credibility to your message.

6. Use awards, certificates or qualifications.
Have you any special certificates or awards for achievement that support your credibility as an author or that support the message you are writing about? If so, use them in your articles. The majority of the masses still regard qualifications as a measure of a persons knowledge and trustworthy-ness.

7. Use testimonials and endorsements.
If you say it it’s hearsay. If someone else says it it’s probably true. So use testimonials or endorsements in your articles, especially from a recognized source.

8. Use a logical flow of information, especially logical argument.
Start your article with a strong point your reader will agree with, then carefully walk the reader through a series of “facts” or flow of information that leads them to the conclusion you want them to accept. In this way, you can build a bridge from the things your reader already believes to the things you want them to accept and trust.

9. Use personal stories or anecdotes.
It’s pretty hard to argue with a true story about something that happened to you or someone you know (or even someone famous). If you have stories or anecdotes relevant to the point you want to make in your article, use them.

10. Use case studies — especially examples from the lives of people your reader can relate to.
If there’s a good documented case study of the point you want to make, use it in your article. Bring out the detail of the people and places involved and your argument becomes even stronger.

11. Use meaningful specifics, not vague generalities.
There’s a certain attractive quality in the specific. The more specific facts and details you use the more people feel what you’re saying is accurate.

12. Use examples to illustrate your point.
Even in conversation it helps if you give your listener examples of what you are saying to help him or her understand your message. It’s no different in writing articles. If you want to see the true power of examples as a “communication improver,” try deliberately explaining yourself through examples in the next conversation you have with someone at home or at the office.

ZR7Z9SWN9QN5
ReadFull Article ..

Minggu, 10 November 2013

Tips Cara Membuat Banner di Blog

Banner

Banner adalah salah satu media untuk memperkenalkan atau mempromosikan sesuatu kepada pengunjung. Sejauh ini yang saya lihat banner lebih banyak dimanfaatkan untuk mengiklankan produk-produk tertentu melalui blog. Jangan heran kalau kemudian banyak diantara anda yang menemukan sebuah situs tertentu yang hampir didominasi oleh iklan-iklan dalam bentuk banner.

Selain untuk beriklan banner ini juga bisa digungsikan sebagai media untuk mempromosikan blog anda. Bagaimana bisa? Sama seperti iklan-iklan tadi, adanya banner membuat para pengunjung tahu bahwa ada produk tertentu yang sedang diiklankan. Mempromosikan blog dengan Banner bisa dilakukan melalui proses backlink.

Seperti apa prosesnya ?

Para pemburu backlink akan mencari situs-situs yang berkualitas (seharusnya anda juga melakukan hal yang sama). Pada situs tersebut mereka akan bertukar link untuk mendapatkan backlink. Selain bertukar link, bloggers ini juga akan melihat dafar link yang tercantum di situs tersebut. Seandainya banner anda sudah tercantum di situs tersebut bukan tidak mungkin para pencari backlink tadi akan menyusuri banner anda sampai pada blog anda.

Jelas sekali bukan, bagaimana banner ini menjadi media promosi untuk blog anda. Bagaimana caranya agar banner anda berpeluang ditelusuri oleh para pencari backlink?

Berikut saya berikan tips agar banner anda tampil menarik bagi para pencari backlink.

Pertama, buat banner yang menarik!

Membuat banner bisa dilakukan dengan bantuan Banner Generator. Anda tinggal memasukan nama blog anda, pilih desain, kemudian anda akan diberi kode script banner tersebut untuk di pasang di blog anda. 

Sejujurnya, saya kurang tertarik dengan metode ini, karena beberapa alasan: 

1) Bannner yang dibuat di Bannner Genarator sangat monoton dan kurang menarik. Bagi saya membuat banner harus menarik dan tidak biasa, sehingga pengunjung blog melihat sesuatu yang beda terhadap banner saya. 

2) Dipakai oleh banyak orang. Sudah barang tentu ada banyak sekali bloggers yang membuat banner menggunakan Banner Generator, sehingga dapat dipastikan ada banyak sekali banner yang sama hanya saja denagn nama yang berbeda. 

3) Ukuran yang tidak fleksibel. Memang pada banner generator sudah ada beberapa pilihan ukuran banner yang bisa dibuat, tetapi bagi saya yang suka mendesain secara rapi ukuran menjadi factor penting dalam membuat banner. Ketika saya akan menempatkan banner pada side bar blog saya. Saya harus mengikuti ukuran side bar agar komposisi banner dan ukuran side bar terlihat pas dan rapi.

Dengan alasan-alsan itulah saya lebih menyarankan anda untuk membuat desain banner anda sendiri dengan menggunakan aplikasi photoshop atau corel draw. Saya rasa untuk membuat banner di photosop atau corel draw tidak diperlukan skill terlalu berlebih karena anda cukup mendesain tulisan, bentuk dan ukuran. Jadi cukup simple untuk dilakukan.  

Kedua, upload banner anda disitus penyimpanan gambar!

Bagi seorang blogger, saya rasa wajib memiliki sebuah akun di situs penyimpanan gambar seperti picasa atau photobucket dll. Sehingga ketika anda ingin menampilkan sebuah gambar di blog anda. Anda tinggal memasukan link gambar di situs penyimpanan gambar tersebut ke dalam blog anda. Setelah anda membuat banner anda, upload banner tersebut di situs penyimpanan gambar.

Jika anda menggunakan jasa Banner Generator anda akan langsung diberi kode scrip yang bisa dimasukan ke dalam blog untuk memunculkan banner anda. Mungkin ini kelebihan jika anda menggunakan jasa Banner Generator.

Ketiga, masukan link gambar ke blog!  

Bagaimana cara memasukan banner ke blog ? Copy link banner anda, kemudian masukan ke dalam kode scrip berikut. Caranya, ganti tulisan berwarna biru pada kode script berikut dengan link banner anda.

<a href="http://blogspot.com/"><img src="http://i1339.photobucket.com/albums/o719/nym_artopraph/artopraph/banner_zps49a28c71.png"/></a>

Kenudian masuk ke blog anda, klik layout/tata letak tambah gadget HTML/Java Script. Masukan kode scrip yang telah berisi link banner anda, kemudian save! Anda bisa meletakan banner dimana saja dengan menggeser posisi gadget yang baru saja anda buat!

Keempat, promosikan banner anda!

Setelah anda selesai membuat banner dan memajangnya di blog anda, anda juga harus mempromosikannya agar usaha anda membuat banner tidak sia-sia. Anda bisa mempromosikannya dengan berkunjung ke blog kawan dan juga mempromosikan di blog sendiri. Untuk mempromosikan di blog sendiri bisa anda lakukan dengan membuat blogrol dan membuat backlink. Untuk mengetahui bagaimana cara membuat blogrol dan backlink anda bisa melihat postingan tentang  tips membuat blogrol dan tips membuat backlink!

Demikianlah sedikit tips bagaimana membuat banner untuk mempromosikan blog anda. Semoga tips ini bermanfaat buat anda.


Salam
ReadFull Article ..

Minggu, 20 Oktober 2013

Cara Mengubah Mengganti Jenis Font di Blog Blogger CSS Styling



CSS Fonts
Terkadang, jenis font (font-family) bawaan template blog dirasa kurang sesuai dengan keinginan, sehingga kita harus mengubahnya dengan jenis-jenis font lain agar tampilan blog lebih bagus atau setidaknya sesuai dengan konteks/tema blog.

Pada kesempatan ini, saya terlebih dahulu akan membahas tentang mengganti jenis Fontdengan CSS Fonts dan bukan dengan Custom Font, yang menggunakan javascript dan biasanya bersumber dari API Google. Penggantian font dengan font CSS lain, meskipun sederhana tampilannya, namun cukup aman dan cepat di load, karena Browser dan Computer telah memiliki database font-font tersebut (disebut "Web Safe Fonts").

Sekilas Tentang Jenis Font (font family) dalam CSS

Jenis font dalam CSS dinyatakan dengan properti font-family. sehingga dalam penulisannya, deskripsi CSS font-family dituliskan seperti contoh berikut:
p {font-family: "Times New Roman";....;}
atau dipersingkat dengan shorthand (dituliskan dengan font saja):
p {font: "Times New Roman";....;}
Ada dua kategori jenis font:
a. Font family: Nama-nama utama (root name) font, misalnya "times", "arial", courier", dll.
b. Generic family: Nama-nama font turunan, misalnya "serif", "sans serif", "cursive", dll.

Penulisan font-family yang sering kita jumpai dalam CSS terdiri dari font-family dan generic family. Keduanya dituliskan berurutan dengan tujuan apabila sebuah font tidak tersedia dalam database suatu browser, maka browser akan merujuk pada jenis font lain yang telah dituliskan di belakangnya.
Contoh:
p {font-family:  "Times New Roman",Georgia,Serif;...;}
Note: perhatikan tanda kutip pada Times New Roman. Tanda kutip digunakan pada nama font yang memiliki jarak spasi kosong (white space). 

Selalu tuliskan CSS jenis font dengan aturan seperti di atas untuk berjaga-jaga apabila browser yang digunakan pengunjung tidak memiliki database font yang diinginkan, sehingga browser dapat langsung melompat ke jenis font lainnya.

Font Pada Template Blogger

Pada dasarnya font di dalam template Blogger ditentukan dengan CSS styling, sehingga jika harus mengubah jenis font, maka jelas perubahan dilakukan pada CSS-nya. Ada dua cara yang biasanya digunakan untuk membuat default font pada template Blogger:
1. Menuliskan variable CSS font untuk bagian-bagian (elements) tertentu, misalnya judul blog, deskripsi blog, judul posting, footer posting, footer, judul sidebar, dan seterusnya. Kemudian menuliskan variable tersebut pada font-family masing-masing elemen. Variable terletak di bagian atas CSS, biasanya setelah/dekat <b:skin><![CDATA[. Contoh variable-variable-nya:
.......................
<Variable name="dateHeaderFont" description="Date Header Font"
type="font"
default="normal bold 117% Arial, sans-serif" value="italic normal 80% Arial, sans-serif"
 >
<Variable name="postTitleFont" description="Post Title Font"
type="font"
default="normal bold 180% Georgia, Times, serif" value="normal bold 142% Trebuchet, Trebuchet MS, Arial, sans-serif"
 >
.......................
Sebagai contoh, jika saya ingin untuk menyatakan jenis font yang dipakai dalam judul posting (header posting), saya menggunakan nama variable (name=) postTitleFont sebagai perwakilan jenis font pada properti font family nama blog yang telah dituliskan pada variable. Nama variable yang digunakan sebagai deklarator dituliskan dengan diawali tanda$:
.post h3 {font-family:  $postTitleFont;}
2. Menuliskan langsung jenis Font pada property-nya (font-family atau font). Contoh:
 .post h3 {font-family: "Georgia, times, serif;...;}

Dengan demikian poin serta cara untuk mengubah/mengganti jenis font di Blogger begitu mudah. Lanjut!

Mengubah Jenis Font di template Blogger/Blogspot

Sesuai dengan dua cara untuk menentukan font pada template Blogger di atas, maka pastinya cara untuk menggantinya pun ada 2, yaitu mengubah font pada variable atau langsung mengubah property font-family di setiap elemen. Mengubah variable sangat riskan karena ada nilai default dan value yang merupakan aturan general pada elemen-elemen utama blog.. Oleh karenanya, lebih baik ganti font langsung pada properti font family-nya. 

Cara mencari dan mengubah jenis font family pada setiap elemen CSS:
1. Buka Edit HTML/Template Blogger.
2. Cari elemen CSS yang ingin di ubah, letaknya antara <b:skin><![CDATA[ dan ]]></b:skin>.
3. Setiap elemen CSS di template Blogger memiliki nama berbeda sesuai yang telah diberikan oleh pembuatnya, tapi secara umum, nama-nama itu hampir mirip dan memiliki deklarator umum yang sama:
Misalnya: Untuk elemen judul posting, biasanya dituliskan dengan .post h3, .post h2, #post h3, #post h2, .h3, .h2, (h menyatakan header atau judul/title, berlaku pula untuk judul sidebar, dll), dan masih banyak lagi. Untuk isi posting biasanya dinyatakan dengan .post. Demikian dengan sidebar, ada banyak variasi namun dapat dipastikan semua mengandung kata yang sama: sidebar.
3. Setelah menemukan element yang dicari, selanjutnya cari property font-family atau fontyang di belakangnya ada definisi font atau nama variable seperti contoh variable diatas. Ganti dengan jenis-jenis font baru pada bagian tersebut. Contoh:
.post h3 {font-family: Georgia, times, serif;...;}
Ganti bagian font yang berwarna biru dengan font-font lain.
atau biasanya juga ditampilkan dengan nama variable:
.post h3 {font-family:  $postTitleFont;}
Ganti bagian font yang berwarna biru dengan font-font lain.
4. Anda juga dapat menambahkan jenis font baru pada elemen yang belum memiliki aturan font-family.
Misalnya. bagian comment blog saya belum memiliki aturan jenis font khusus, maka saya dapat menambahkan font-family/font di dalam aturan CSS-nya:
Sebelumnya: 
#comments {margin: 0px 0px 0px 0px; padding: 15px 20px 15px 20px; text-align: left; color: #4c4c4c; border: 1px solid #ccc;background:#fff;}
Sesudahnya:
#comments {margin: 0px 0px 0px 0px;padding: 15px 20px 15px 20px; text-align: left; color: #4c4c4c; font: "Times New Roman", Trebuchet, Serif; border: 1px solid #ccc; background:#fff;}
5. Untuk mengetahui jenis-jenis font, cek CSS Web Safe Fonts.
6. Setelah selesai mengubah atau menambah font, save template.

Jika ada problem atau pertanyaan lebih lanjut mengenai font, pengubahan font, serta elemen CSS blog yang belum diketahui, feel free to use the comment form below. Jika ingin mengganti font blog dengan Custom Web Fonts simak Cara Menggunakan/Memasang Custom Font di Blogger.

Sumber : 
ReadFull Article ..